<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Warta Pepadi: Persatuan Pedalangan Indonesia</title>
	<link>http://warta.pepadi.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Mar 2010 06:37:32 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>SIARAN PERS : MALAM RENUNGAN DAN KEPEDULIAN BAGI UPAYA PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN WAYANG INDONESIA</title>
		<description><![CDATA[Ketua Umum PEPADI Pusat Ekotjipto mengatakan, wayang Indonesia adalah warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang syarat akan nilai-niai moral dan telah dideklarasikan oleh  UNESCO sebagai karya agung budaya dunia. Berkaitan dengan hal tersebut, merupakan tugas berat kita dalam melestarikan dan mengembangkan wayang. Pada jaman dahulu wayang berperan besar dalam membangun watak, budi pekerti bangsa. [...]]]></description>
		<link>http://warta.pepadi.com/?p=163</link>
			</item>
	<item>
		<title>Lakon Kalimataya; Tentang Kepantasan-kepantasan</title>
		<description><![CDATA[
 1
&#160;
Apa yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ksatria dalam pertempuran dan perang? Jawabannya begitu jelas: tidak ada yang tidak pantas yang dilakukan oleh seorang ksatria dalam pertempuran dan perang! Mengapa demikian? Karena seorang ksatria telah berlaku adil sejak sebelum perang itu terjadi. Adil seperti apa? Adil untuk mencegah agar perang tidak terjadi; adil ketika memutuskan [...]]]></description>
		<link>http://warta.pepadi.com/?p=162</link>
			</item>
	<item>
		<title>Taman Mawar: Tentang Dhalang Bambang, Dhalang Wawan</title>
		<description><![CDATA[ 	 	
 	
Sebuah catatan yang tertunda. (Oleh :Iskak wijaya)
Bayangkan jika suatu hari Anda diundang untuk mengunjungi sebuah taman mawar. Jika Anda seorang penikmat mawar, apa yang terbayang dalam benak? Kemasyukan dan gairah barangkali. Membayangkan dan bakal mencium aroma mawar merah di taman sangat luas, di tengah-tengah kembang yang sejenis! Apa Anda sadar bahwa untuk [...]]]></description>
		<link>http://warta.pepadi.com/?p=161</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mudjiono: Dalang Bocah Perlu Wadah Tersendiri Untuk Berkembang</title>
		<description><![CDATA[Pertama-tama, saya ingin menghaturkan terima kasih kepada Bu Waridi yang telah meluangkan waktunya untuk menemani saya bertemu sosok penting dalam dunia pedalangan putra bungsunya dan juga para dalang bocah di Surakarta: Mudjiono. 
Sekitar pukul satu siang, saya sampai di sebuah rumah khas Jawa berpagar bambu. Pada pagar bambunya, tersemat sebuah tulisan besar berwarna hijau: ‘Sanggar [...]]]></description>
		<link>http://warta.pepadi.com/?p=160</link>
			</item>
</channel>
</rss>
